CO-327A COMPRESSION MACHINE DIGITAL + PROGRAM KOMPUTER
CO-327A COMPRESSION MACHINE DIGITAL + PROGRAM KOMPUTER
Standar Acuan : SNI 1974-2011, ASTM C-39
Beton merupakan material bangunan yang banyak diaplikasikan pada berbagai proyek konstruksi seperti pembuatan jalan beton, pembangunan gedung bertingkat, hingga pembangunan jembatan. Beton dalam bangunan sendiri secara umum dikelompokkan menjadi beton bertulang dan tidak bertulang. Agar campuran beton yang terpasang sesuia dengan standar yang telah direncanakan, maka perlu dilakukan Quality Control terhadap setiap tahapan pekerjaan beton, sehingga apabila ditemukan ada penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan. Mengingat bahwa kekutana beton baru bisa diketahui setelah 28 hari, maka semua tahapan pekerjaan beton harus benar-benar diawasi, karena kelalaian dari satu tahap akan berakibat fatal bagi bangunan secara keseluruhan. Mengingat vitalnya material beton dalam bangunan ini, tentu bahan atau agregat penyusun beton seperti pasir, semen, air, kerikil, dll juga harus berkualitas baik. Selain penggunaan bahan penyusun yang baik, umumnya akan dilakukan pengujian beton untuk mengetahui kekuatan beton tersebut. Pengujian beton dilakukan dengan mengukur tingkat kekerasan beton dengan berbagai metode. Berikut berbagai macam metode pengujian beton
Uji kuat tekan beton dilakukan untuk mengukur kekuatan beton dengan cara memberikan tekanan pada sampel beton hingga beton mengalami kehancuran. Langkah-langkah pengujian benda uji beton.
- Setelah beton 28 hari angkat dari dalam rendaman (apabila kurang dari 28 hari maka diperlukan factor koreksi)
- Panaskan capping compound dalam melting pot sampai mencair atau gunakan kompor gas, tuangkan cairan pada alas cetak. Segera letakan silinder beton di atasnya secara tegak lurus, sehingga ujung permukaan benda uji tertutup capping compound sehingga mengeras. Ulangi untuk benda uji lainnya.
- Letakkan benda uji pada meja penekan, untuk compression analog periksa manometer yang akan digunakan, putar jarum merahnya sehingga berimpit dengan nol.
- Hidupkan mesin penggeraknya dan handel disetel pana posisi menekan.
- Amati pergerakan jarum manometer, catat nilai maksimum beban yang dapat ditahan oleh benda uji (sampai benda uji pecah).
- Nilai kuat tekan karakteristik beton adalah nilai bacaan dibagi dengan luas penampang benda uji.
CO-327A COMPRESSION MACHINE DIGITAL dilengkapi dengan PROGRAM KOMPUTER (COMPUTERIZED) untuk menyimpan data. Karena menggunakan system digital maka hasil pembacaan lebih akurat sampai 2 digit di belakang koma, dan untuk memasukan datanya menggunakan Software Khusus Compression Machine di dalam Komputer yangvterkoneksi langsung dengan Compression Machine. Proses pengujian terlihat dalam layar komputer dalam bentuk grafik dan data log. Data tersimpan otomatis dalam CPU, dan menu interaktif dilengkapi dengan pilihan sampel (Silinder dan Kubus), pilihan umur sampel, dan hasilnya langsung keluar diproses sesuai dengan Standar terakhir.
Compression Machine tersedia dalam 3 varian yaitu :
- CO-327.3A COMPRESSION MACHINE DIGITAL 1500 kN
- CO-327.4A COMPRESSION MACHINE DIGITAL 2000 kN
- CO-327.5A COMPRESSION MACHINE DIGITAL 3000 kN
Untuk melihat Video Program Compression Machine silahkan Klik Play :
Untuk spesikasi lengkap SO-327A silahkan hubungi kami, atau dilihat pada gambar di bawah ini.

CO-328 COMPRESSION MACHINE DIGITAL TOUCHSCREEN
CO-328 COMPRESSION MACHINE DIGITAL TOUCHSCREEN + USB + THERMAL PRINT (3 in 1)
Standar Acuan : SNI 1974-2011, ASTM C-39
Beton merupakan material bangunan yang banyak diaplikasikan pada berbagai proyek konstruksi seperti pembuatan jalan beton, pembangunan gedung bertingkat, hingga pembangunan jembatan. Beton dalam bangunan sendiri secara umum dikelompokkan menjadi beton bertulang dan tidak bertulang. Agar campuran beton yang terpasang sesuia dengan standar yang telah direncanakan, maka perlu dilakukan Quality Control terhadap setiap tahapan pekerjaan beton, sehingga apabila ditemukan ada penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan. Mengingat bahwa kekutana beton baru bisa diketahui setelah 28 hari, maka semua tahapan pekerjaan beton harus benar-benar diawasi, karena kelalaian dari satu tahap akan berakibat fatal bagi bangunan secara keseluruhan. Mengingat vitalnya material beton dalam bangunan ini, tentu bahan atau agregat penyusun beton seperti pasir, semen, air, kerikil, dll juga harus berkualitas baik. Selain penggunaan bahan penyusun yang baik, umumnya akan dilakukan pengujian beton untuk mengetahui kekuatan beton tersebut. Pengujian beton dilakukan dengan mengukur tingkat kekerasan beton dengan berbagai metode. Berikut berbagai macam metode pengujian beton
Uji kuat tekan beton dilakukan untuk mengukur kekuatan beton dengan cara memberikan tekanan pada sampel beton hingga beton mengalami kehancuran. Langkah-langkah pengujian benda uji beton.
- Setelah beton 28 hari angkat dari dalam rendaman (apabila kurang dari 28 hari maka diperlukan factor koreksi)
- Panaskan capping compound dalam melting pot sampai mencair atau gunakan kompor gas, tuangkan cairan pada alas cetak. Segera letakan silinder beton di atasnya secara tegak lurus, sehingga ujung permukaan benda uji tertutup capping compound sehingga mengeras. Ulangi untuk benda uji lainnya.
- Letakkan benda uji pada meja penekan, untuk compression analog periksa manometer yang akan digunakan, putar jarum merahnya sehingga berimpit dengan nol.
- Hidupkan mesin penggeraknya dan handel disetel pana posisi menekan.
- Amati pergerakan jarum manometer, catat nilai maksimum beban yang dapat ditahan oleh benda uji (sampai benda uji pecah).
- Nilai kuat tekan karakteristik beton adalah nilai bacaan dibagi dengan luas penampang benda uji.
CO-328 COMPRESSION MACHINE DIGITAL LCD TOUCHSCREEN (3 in 1) dilengkapi dengan Thermal Printer, dan USB Card untuk menyimpan data. Karena menggunakan system digital maka hasil pembacaan lebih akurat sampai 2 digit di belakang koma, dan untuk memasukan datanya menggunakan Smartphone Android yang terkoneksi melalui Bluetooth. Karena datanya langsung terekam ke flashdisk akan mengurangi resiko kesalahan data akibat salah baca atau salah nulis.
Compression Machine Digital LCD Touchscreen tersedia dalam 3 varian :
- CO-328.3 COMPRESSION MACHINE CAPASITAS 1500 kN
- CO-328.4 COMPRESSION MACHINE CAPASITAS 2000 kN
- CO-328.5 COMPRESSION MACHINE CAPASITAS 3000 kN
Untuk spesikasi lengkap SO-328 silahkan hubungi kami, atau dilihat pada gambar di bawah ini.

CO-316 Beam Mold / Cetakan Balok
CO-316 BEAM MOLD / CETAKAN BALOK
Beam Mold / Cetakan Beton sangat dibutuhkan untuk melakukan pengujian tekan lentur balok beton. Cetakan sampel beton diperlukan untuk mebuat benda uji (kubus, silinder, balok) agar campuran beton dapat diketahui kekuatannya, apakah sesuai dengan Kuat Tekan rencana atau tidak. Meskipun kekuatan beton secara penuh baru diketahui setelah 28 hari, namun para ahli beton sudah melakukan penelitian, sehingga kekuatan beton dapat diketahui pada umur 4, 7, 14 dan 28 hari. Untuk umur benda uji yang belum mencapai 28 hari, maka hasil pengujian harus dikalikan dengan faktor konversi.
Bina Mutu Teknotama Digital menyediakan Beam Mold / Cetakan Balok yang terbuat dari besi cor dengan kwalitas baik, bagian dalam mulus sehingga menghasilkan permukaan balok yang baik, sudut-sudutnya tegak lurus, dengan ukuran dalam yang presisi yaitu :
- Iner Diameter 15 x 15 x 60 cm
- Iner Diameter 20 x 20 x 80 cm
Balok beton yang dihasilkan akan sesuai dengan standar SNI, ASTM, sehingga hasil tekan lenturnya akan maksimal. Karena terbuat dari besi cor maka tidak akan menyerap air campuran beton sehinga tidak menurunkan kwalitas / mutu beton.

C0-301 SILINDER DAN KUBUS
- CO-301-302 CONCRETE CYLINDER MOLD (15 x 30 cm dan 10 x 20 cm) (CETAKAN SILINDER)
- CO-314-315 CONCRETE CUBE MOLD (15 x 15 x 15 cm dan 10 x 10 x 10 cm) (CETAKAN KUBUS)
- CO-310-311 CONCRETE CYLINDER MOLD & CUBE MOLD dari Plastik
Cetakan sampel beton diperlukan untuk mebuat benda uji (kubus, silinder, balok) agar campuran beton dapat diketahui kekuatannya, apakah sesuai dengan Kuat Tekan rencana atau tidak. Meskipun kekuatan beton secara penuh baru diketahui setelah 28 hari, namun para ahli beton sudah melakukan penelitian, sehingga kekuatan beton dapat diketahui pada umur 4, 7, 14 dan 28 hari. Untuk umur benda uji yang belum mencapai 28 hari, maka hasil pengujian harus dikalikan dengan faktor konversi.



CO-650 MINI UTM (UNIVERSAL TESTING MACHINE)
CO-650 MINI UTM (UNIERSAL TECTING MACHINE) (ALAT UJI TARIK DAN TEKUK BESI)
UTM atau Universal Testing Machine merupakan alat atau mesin pengujian. Adapun fungsi alat ini untuk menguji ketahanan, kekuatan tarik dan mengetahui struktur suatu bahan maupun material sebuah produk. Tidak heran jika alat ini banyak digunakan di bidang industri, mulai dari pesawat, pengeboran minyak, konstruksi, perkapalan dan lainnya.
Umumnya bahan atau material yang melakukan pengujian yaitu karet, logam, besi dan baja baik dengan uji tarik atau tensile test maupun uji tekan atau compression test. Seperti yang diketahui setiap pembuatan prosedur pengelasan atau WPS, pastinya membutuhkan pengujian tarik dan uji lengkung.
Dalam pekerjaan konstruksi beton, penggunaan baja tulangan dalam campuran beton sangat dibutuhkan agar beton yang semua bersipat getas mampu menahan beban tarik karena didalamnya diberikan besi tulangan. Untuk mengetahui seberapa besar kekuatan besi tulangan makan harus dilakukan uji tarik dan uji tekan dengan alat Universal Testing Machine.
Banyak jenis benda yang dapat diuji oleh UTM. Antara lain dapat menguji bahan plastik, logam, kayu, tali, benang, dan kertas. Adapun load cell yang digunakan adalah 5 kgf, 100 kgf, dan 5000 kgf. Pengujian bisa dilakukan pada suhu kamar, 23 derajat Celcius dengan kelembaban 50% sampai pengujian pada suhu tinggi hingga 200 derajat Celcius.
Parameter yang dihasilkan Universal Testing Machine baik untuk uji tarik maupun uji tekan berupa modulus elastisitas (modulus Young), kuat luluh (yield strength), kuat maximum tekan/tarik (ultimate strength), kuat putus (break strength), regangan luluh (yield strain), regangan di titik maksimum tekan/tarik (ultimate strain), regangan putus (break strain/ % elongation at break).
CO-650 MINI UTM (UNIVERSAL TESTING MACHINE) produk Bina Mutu Teknotama Digital didesain untuk melakukan pengujian terhadap besi dengan diameter 6 mm - 22 mm, dilengkapi dengan Digital Indicator yang terkalibrasi KAN.


